PENDIDIKAN

Proses pendidikan di Prodi Studi Agama-Agama mengacu pada visi misi Prodi. Karenanya kurikulum, pembelajaran (karakteristik proses pembelajaran, rencana proses pembelajaran, palaksanaan proses pembelajaran, monitoring dan evaluasi proses pembelajaran dan penilaian pembelajaran), kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat dan suasana akademik disesuaikan dengan visi dan misi Prodi. Adapun visi Prodi Studi Agama-Agama adalah “Kompetitif dalam Pengembangan Kajian Agama dan Kehidupan Keagamaan Berbasis Lokalitas pada Tahun 2037”. Visi tersebut sejalan dengan visi Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama serta Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Visi dimaksud turunkan menjadi misi Prodi yakni menyelenggarakan menyelenggarakan pendidikan yang kritis, dialogis dan emansipatori dibidang agama dan kehidupan keagamaan. Terwujudnya visi dan misi ini akan terlihat dari tujuan Prodi Studi Agama-Agama, yakni menghasilkan sarjana Muslim yang memiliki kemampuan merancang, memberdayakan dan mengembangkan kehidupan keagamaan. Dalam rangka mewujudkan tujuan ini Prodi Studi Agama-Agama memiliki matakuliah pendukukung yang bisa diklasifikasikan kepada tiga klasifikasi: pertama, pemahaman agama secara konsepsional dan doktrinal. Hal ini ditopang oleh mata kuliah seperti studi agama Islam, Hindu, Budha, Kristen, Katolik dan lainnya. Kedua, pemahaman keberagamaan masyarakat. Hal ini ditobang oleh mata kuliah seperti gerakan keagamaan, agama dan radikalisme, agama dan multikulturalisme, hubungan antar agama, mayoritas dan minoritas agama dan lainnya. Ketiga, kemampuan meneliti. Hal ini ditopang oleh mata kuliah seperti pemetaan keberagamaan masyarakat, metode penelitian agama, metode penelitian kuantitatif, metode penelitian kualitatif, partisipatori action research dan lainnya.

PENELITIAN

Sesuai dengan Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UIN Imam Bonjol Padang tahun 2018, penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatan kesejahteraan dan daya saing bangsa. Pelaksanaan penelitian Prodi Studi Agama-Agama dalam tahapan-tahapannya seperti perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan penelitian berpedoman pada SPMI UIN Imam Bonjol Padang. Regulasi lebih lanjut terkait dengan penjaminan mutu penelitian ini, Prodi Studi Agama-Agama merujuk pada Standar Operasiomal Prosedur(SOP) peningkatan mutu penelitain.

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Pengabdian terhadap masyarakat Prodi Studi Agama-Agama dilaksanakan oleh dosen dan dibantu mahasiswa. Pengabdian masyarakat terbagi dua, ada pengabdian  masyarakat yang bersifat mandiri dan ada pula pengabdian yang dialokasikan dananya oleh Fakultas. Pengabdian masyarakat selalu berbasis riset yang mendukung proses Pembelajaran dan Pendidikan.  Bagi dosen Prodi Studi Agama-Agama, pengabdian terhadap masyarakat dilaksanakan bertujuan untuk melihat, menemukan, dan memetakan permasalahan-permasalahan  penting menyangkut kebutuhan masyarakat yang terkait dengan keilmuan Prodi Studi Agama-Agama. Perencanaan  pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan penyusunan anggaran. Rapat pimpinan yang dihadiri oleh dekan, wakil dekan dan semua ketua/sekretaris Prodi dilaksanakan untuk membicarakan masalah penelitian dan pengabdian masyarakat.

Mewujudkan Kerukunan Antar Umat Beragama

Al Hadis (Mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama) Tema Klasik “Kerukunan Antar Umat Beragama” menjadi agenda nasional yang tak kunjung Usai,  pada dasarnya pembicaraan tentang konteks tersebut selalu di perdebatkan seolah masih mencari kebenaran yang sesungguhnya hingga hari ini, jika dilihat di negara-negara yang dikenal paham Sekuler seperti Amerika Serikat yang memisahkan antara agama dengan urusan institusi…

Continue Reading Mewujudkan Kerukunan Antar Umat Beragama

Dialektika Desember, Kemajemukan yang Tercederai di Akhir Tahun

Ricky Ronaldo (Mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama) Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman yang terdiri dari berbagai suku, agama dan bahasa. Keberagaman ini terjalin dalam satu ikatan bangsa indonesia sebagai satu kesatuan bangsa yang utuh dan berdaulat, Bhinneka Tunggal Ika berbeda-beda tapi tetap satu. Keberagaman bangsa Indonesia tidak hanya terlihat dari beragamnya jenis suku, namun terlihat…

Continue Reading Dialektika Desember, Kemajemukan yang Tercederai di Akhir Tahun

“MEMBACA” PEDOMAN DARI LANGIT

Faisal, M.Ag (Dosen Prodi Studi Agama-Agama) “Bapak dosen di IAI? Sudah berapa kali Bapak tamat membaca terjemah al-Qur’an?” Aku terhenyak. “Belum pernah, Pak!”, jawabku jujur. “Bacalah Pak, isinya luar biasa! Saya sudah beberapa kali tamat membacanya”, kata Bapak itu. “Kalau tidak baca terjemah, seperti saya yang tidak mengerti Bahasa Arab ini, bagaimana bisa mengamalkan isinya”,…

Continue Reading “MEMBACA” PEDOMAN DARI LANGIT