Padang, 14 November 2024 – Program Studi Studi Agama-Agama (SAA) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang menggelar serangkaian kegiatan persiapan dan simulasi asesmen lapangan yang bertujuan untuk memastikan kelancaran proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Simulasi ini melibatkan seluruh dosen, mahasiswa, serta staf administrasi di Prodi SAA, yang akan berperan aktif dalam menghadapi evaluasi yang diadakan oleh asesor eksternal.
Kegiatan simulasi tersebut dilakukan selama dua hari berturut-turut dan melibatkan berbagai aspek yang akan dinilai dalam asesmen lapangan, mulai dari dokumen akademik, sistem manajemen mutu, fasilitas pendukung pembelajaran, hingga kinerja dosen dan mahasiswa. Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan konkret mengenai proses yang akan dilalui oleh Prodi SAA dalam rangka memperoleh akreditasi yang lebih baik.
Kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama beserta jajaran, Dosen, serta dihadiri oleh LPM dan Wakil Rektor 1 Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Ketua LPM menyampaikan pentingnya akreditasi untuk meningkatkan kualitas dan kredibilitas Prodi SAA di mata masyarakat dan dunia akademik. “Simulasi asesmen lapangan ini adalah langkah strategis dalam persiapan kami untuk memperoleh hasil akreditasi yang optimal. Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen yang terlibat memiliki pemahaman yang mendalam tentang standar yang ditetapkan oleh BAN-PT,” ujar ketua LPM dalam sambutannya.
Selama simulasi, para peserta juga dilatih untuk mempresentasikan dokumen dan data yang relevan secara jelas dan profesional. Misalnya, dalam sesi wawancara dengan asesor, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan dengan baik visi misi program studi, capaian pembelajaran, serta metode pengajaran yang diterapkan di Prodi SAA.
Kegiatan inti dari simulasi ini meliputi beberapa sesi yang mensimulasikan situasi yang mungkin terjadi saat asesmen lapangan sesungguhnya. Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah simulasi wawancara dengan asesor, yang dilakukan dengan pendekatan yang mendekati kondisi nyata. Dalam simulasi ini, dosen dan tenaga kependidikan diuji kemampuan komunikasi dan pemahaman mereka terhadap proses pembelajaran serta inovasi yang diterapkan di Prodi SAA.

Selain itu, simulasi juga mencakup penilaian terhadap sarana dan prasarana yang tersedia di Prodi SAA, seperti ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas digital untuk pembelajaran jarak jauh. Pihak fakultas dan program studi juga mengadakan evaluasi terhadap kurikulum yang diterapkan untuk memastikan relevansi dan kesesuaian dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Setelah simulasi selesai, evaluasi dilakukan oleh tim internal yang terdiri dari para dosen senior dan pengelola program studi. Umpan balik yang diperoleh akan digunakan untuk memperbaiki dan menyempurnakan persiapan sebelum asesmen lapangan yang sebenarnya dilakukan oleh BAN-PT.
Dengan adanya persiapan dan simulasi asesmen lapangan ini, Prodi Studi Agama-Agama UIN IB Padang berharap dapat meraih hasil yang lebih baik dalam proses akreditasi mendatang. Harapannya, Prodi SAA dapat terus berkembang, memberikan kontribusi positif dalam pendidikan agama yang inklusif, serta menjawab tantangan zaman dengan kurikulum yang adaptif dan relevan. Proses akreditasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga memperkuat posisi Prodi Studi Agama-Agama sebagai salah satu program studi unggulan di bidang kajian agama-agama, baik di tingkat nasional maupun internasional.
